Airbus menyediakan lahan seluas 11 hektar untuk fasilitas perakitan A350 XWB. Lama perakitan pesawat berbadan lebar terbaru bikinan Airbus tipe A350-900 setidaknya memakan waktu 2-3 bulan.
"Proses assembly realistisnya untuk 1 pesawat memakan waktu 8-11 minggu, atau 2-3 bulan," kata Penanggung Jawab Airbus untuk Media Visit, Yannick Pressicaud di Area Perakitan A350 XWB, Komplek Airbus, Toulouse, Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komponen utama dikirim dan didatangkan memakai pesawat kargo raksasa, Airbus Beluga. Komponen yang dibawa seperti ekor pesawat, badan pesawat, hingga sayap pesawat.
"Selanjutnya komponen diangkut memakai Pesawat Airbus Beluga. Untuk membawa komponen menjadi 1 unit A350 membutuhkan 7 kali pengangkutan pesawat Beluga," tutur Pressicaud.
Saat tiba di Toulouse, proses perakitan dimulai. Pertama, komponen A350XWB masuk ke station 59. Di unit ini, semua komponen dipersiapkan sebelum dirakit.
Setelah siap, komponen dibawa ke station 50. Di sini, para insinyur Airbus menggabungkan 3 komponen utama yakni fuselage junction, nose landing gear, dan crew rest area.
"Selanjutnya masuk station 40. Di sini masuk general assembly. Semua telah dirakit tanpa mesin. Di sini dilakukan pengujian pertama untuk electrical power on," jelas Pressicaud.
Usai lolos dari station 40, pesawat A350 dibawa ke station 30. Di sini pesawat melalui pengujian sistem komunikasi, bahan bakar, koneksi kelistrikan, tes hidrolik, dan pemasangan peralatan kabin.
"Setelah itu dilakukan pengecatan, kemudian menaruh dan memasang interior jika ada konsep kelas bisnis dan first class. Baru kemudian dipasang mesin. Setelah selesai semua, selanjutnya tes terbang dan pengiriman," jelas Pressicaud.
Saat ini, fasilitas perakitan baru mampu memproduksi dan merakit 3 unit A350-900 dalam 1 bulan. Pada 2018, kapasitas fasilitas akan ditingkatkan hingga 10 pesawat setiap bulan. Apalagi Airbus telah menerima pemesanan 778 unit A350 XWB untuk tipe A350-900 dan A350-1000 dari 41 pelanggan.
Setiap harinya, proses perakitan di markas Airbus terbagi di dalam 2 shift. Setiap 1 shift, pekerja bekerja selama 9 jam.
"Sabtu-Minggu bisa saja masuk. Itu sangat tergantung dengan jumlah pesanan," ujar Pressicaud.
(feb/hds)











































