"Pemerintah akan mengajukan APBN-P 2015 pada minggu ke-2 Januari," ujar Menko Perekonomian Sofyan Djalil usai rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/12/2014).
Perombakan APBN sudah terlihat dari asumsi makro yang akan diajukan pemerintah. Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan, menyebutkan asumsi makro dalam APBN-P 2015 yaitu:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Pertumbuhan ekonomi 5,8%.
- Inflasi 5%.
- Nilai tukar Rp 12.200/US$.
- Suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan 6,2%
- Harga minyak Indonesia (ICP) US$ 70/barel.
- Lifting minyak 849.000 barel/hari.
- Lifting gas 1,12 juta barel setara minyak/hari.
- Pertumbuhan ekonomi 5,8%.
- Inflasi 4,4%.
- Nilai tukar Rp 11.900/US$.
- Suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan 6%.
- Harga minyak Indonesia (ICP) US$ 105/barel.
- Lifting minyak 900.000 barel/hari.
- Lifting gas 1,25 juta barel setara minyak/hari.











































