Tahun Depan, Pemerintah 'Ramal' Dolar di Rp 12.200

Tahun Depan, Pemerintah 'Ramal' Dolar di Rp 12.200

- detikFinance
Rabu, 24 Des 2014 18:53 WIB
Tahun Depan, Pemerintah Ramal Dolar di Rp 12.200
Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengajukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) 2015 pada minggu ke-2 Januari 2015. APBN 2015 yang disusun di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal berubah cukup signifikan.

"Pemerintah akan mengajukan APBN-P 2015 pada minggu ke-2 Januari," ujar Menko Perekonomian Sofyan Djalil usai rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Perombakan APBN sudah terlihat dari asumsi makro yang akan diajukan pemerintah. Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan, menyebutkan asumsi makro dalam APBN-P 2015 yaitu:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Pertumbuhan ekonomi 5,8%.
  • Inflasi 5%.
  • Nilai tukar Rp 12.200/US$.
  • Suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan 6,2%
  • Harga minyak Indonesia (ICP) US$ 70/barel.
  • Lifting minyak 849.000 barel/hari.
  • Lifting gas 1,12 juta barel setara minyak/hari.
Asumsi-asumsi tersebut berubah cukup signifikan dibandingkan dalam APBN 2015 warisan SBY, yaitu:

  • Pertumbuhan ekonomi 5,8%.
  • Inflasi 4,4%.
  • Nilai tukar Rp 11.900/US$.
  • Suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan 6%.
  • Harga minyak Indonesia (ICP) US$ 105/barel.
  • Lifting minyak 900.000 barel/hari.
  • Lifting gas 1,25 juta barel setara minyak/hari.
(hds/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads