INDEF: Pertumbuhan Ekonomi RI Tahun 2005 Capai 5,3 Persen

INDEF: Pertumbuhan Ekonomi RI Tahun 2005 Capai 5,3 Persen

- detikFinance
Selasa, 25 Jan 2005 17:46 WIB
Jakarta - INDEF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2005 mencapai 5,3 persen setelah memperhitungkan dampak dari bencana gempa dan tsunami. Demikian hasil kajian INDEF tentang prospek ekonomi dan bisnis Indonesia 2005 yang dipublikasikan Selasa (25/1/2005).Sementara tingkat inflasi kumulatif diperkirakan mencapai 7,5 persen yang dipicu salah satunya kemungkinan adanya kenaikan harga BBM, listrik dan kebijakan kenaikan harga lainnya. Menurut INDEF kinerja ekonomi Indonesia tahun 2005 juga sangat ditentukan sejauh mana pemerintah dapat menjadikan momentum bencana gempa dan tsunami sebagai awal dari upaya pemulihan ekonomi nasional, bukan hanya di daerah yang terkena bencana. Saat ini menurut INDEF, masih ada beberapa masalah yang secara struktural menggerogoti perekonomian sehingga perlu mendapat prioritas penanganan yakni menyangkut subsidi BBM dan beban utang. Selain juga fungsi intermediasi perbankan dan kondisi perbankan yang menyimpan berbagai masalah. Selanjutnya untuk pembangunan infrastruktur, perbaikan iklim investasi dan pengurangan berbagai hambatan ekspor yang sebelumnya belum pernah tersentuh harus pula mendapat perhatian dan penanganan segera dari pemerintah. Adapun indikator makro ekonomi lainnya hasil proyeksi INDEF adalah nilai tukar Rupiah berkisar Rp 8.900-9.000 per dolar AS, suku bunga SBI 3 bulan 7 persen, harga minyak US$ 39-41 per barel, tingkat pengangguran 9,8 persen dan tingkat kemiskinan 16,6 persen. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads