"Kami masih menunggu dari AirAsia untuk pertanggungannya. Tentu ada prosesnya clereance pesawat yang hilang," kata Direktur Operasi Ritel Jasindo, Sahala L Tobing, kepada detikFinance, Senin (29/12/2014).
Menurutnya, asuransi yang ditanggung perusahaan pelat merah itu adalah asuransi penerbangan. Namun saat ini ia masih akan memastikan bagian mana saja yang bisa diklaim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka dari itu, Jasindo masih belum bisa menghitung berapa besaran klaim yang bisa diberikan kepada maskapai yang merupakan bagian dari Grup AirAsia itu.
Seperti diketahui, pesawat AirAsia dari Surabaya-Singapura dengan nomor penerbangan QZ 8501 hilang kontak setelah 8 menit take off pada pukul 05.20 WIB hari Minggu kemarin. Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan pesawat itu melakukan kontak terakhir di sekitar Pulau Belitung.
Saat ini pencarian pesawat yang hilang itu masih dilakukan. Pesawat AirAsia ini membawa 155 penumpang dengan rincian 130 dewasa, 24 anak, dan 1 bayi. Pesawat itu dipiloti Kapten Irianto dan Kopilot Remi Emmanuel.
(ang/hds)











































