Irak & Terorisme Picu Defisit AS 2005 Membengkak US$ 427 M
Rabu, 26 Jan 2005 09:56 WIB
Jakarta -
Pemerintah AS memperkirakan defisit anggarannya untuk tahun fiskal 2005 akan membengkak hingga US$ 427 miliar. Penyebabnya adalah alokasi dana khusus AS untuk Irak dan juga perang melawan terorisme.Perkiraan angka defisit yang baru ini dikeluarkan oleh pejabat tinggi pemerintahan George W Bush seperti dilansir AFP, Rabu (26/1/2005). Pejabat itu mengatakan, pemerintah AS harus menyisihkan sekitar US$ 80 miliar untuk perang Irak, Afghanistan dan juga di sejumlah negara lainnya di dunia dalam rangka perang melawan terorisme. Jika perkirakaan itu tepat, maka berarti lebih besar dibandingkan dengan defisit pada tahun fiskal 2004 yang mencapai US$ 412 miliar. Namun persentase defisit terhadap PDB mencapai 3,5 persen yang turun tipis dibandingkan tahun fiskal 2004 sebesar 3,6 persen. Tahun Fiskal AS sendiri jatuh setiap tanggal 30 September. Pada saat yang bersamaan, Congressional Budget Office (CBO) juga mengeluarkan prediksinya, namun untuk defisit tahun fiskal 2004 lebih rendah dari prediksi Gedung Putih yakni US$ 368 miliar. Namun CBO mencatat, aturan yang mendasari proyeksinya membutuhkan perkiraan yang semata-mata didasarkan pada belanja dan pendapatan yang sudah tercatat. CBO menegaskan, proyeksi anggarannya itu mengesampingkan sejumlah pengeluaran yang significan untuk operasi militer di Irak dan Afghanistan dan juga sejumlah usaha untuk perang melawan terorisme.CBO memperkirakan angka defisit akan mengendur menjadi US$ 295 miliar pada tahun fiskal 2006 dan US$ 261 miliar pada tahun 2007. Diperkirakan pemerintah AS akan tetap mengalami defisit hingga 2012.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































