Dari Harga Bensin Hingga Cabai Picu Inflasi Desember 2,46%

Dari Harga Bensin Hingga Cabai Picu Inflasi Desember 2,46%

- detikFinance
Jumat, 02 Jan 2015 12:19 WIB
Dari Harga Bensin Hingga Cabai Picu Inflasi Desember 2,46%
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Desember yang mencapai 2,46%. Menurut Bank Indonesia (BI), angka inflasi ini cukup tinggi dan di atas perkiraan BI.

Berikut barang/jasa yang menyumbang atau memberikan andil inflasi di bulan lalu:

Bahan Bakar Minyak (BBM) andil 0,52% kenaikan harga 12,45%, akibat kebijakan pemerintah. Terjadi kenaikan di seluruh kota IHK (Indeks Harga Konsumen).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tarif angkutan dalam kota, andil 0,31% kenaikan harga 13,81%. Ada penyesuaian tarif karena kenaikan harga BBM, terjadi 81 kota IHK.

Beras andil 0,17%, kenaikan harga 4,44%, karena masa panceklik sudah mulai, terjadi di 72 kota IHK.

Cabai merah andil 0,16%, kenaikan harga 26,83%, karena produksi berkurang, terjadi di 68 kota IHK.

Tarif listrik andil 0,15% kenaikan harga 4,52%, karena ada Peraturan Menteri ESDM, terjadi di 81 kota IHK

Cabai rawit andil 0,09%, kenaikan harga 34,41%, karena produksi berkurang, terjadi di 79 kota IHK.

Nasi dengan Lauk andil 0,07%, kenaikan harga 3,35%, karena kenaikan harga bahan baku, terjadi di 48 kota IHK.

Ikan segar andil 0,06%, kenaikan harga 1,8%, karena ada permintaan tinggi jelang akhir tahun.

Tarif angkutan antar kota andil 0,06%, kenaikan harga 10,45%, karena ada penyesuaian tarif, terjadi di 47 kota IHK.

Tarif angkutan udara andil 0,05%, kenaikan harga 8,04%, akibat lonjakan permintaan jelang natal dan tahun baru.

Telur ayam ras andil 0,04%, kenaikan harga 5,46%, lonjakan permintaan jelang natal dan tahun baru

Mie andil 0,04 %, kenaikan harga 2,49%, dipengaruhi kenaikan harga bahan baku, seperti gandum.

Pasir andil 0,03%, kenaikan harga 4,4%, penyebabnya Cuaca, terjadi di 48 kota IHK.

Bahan bakar rumah tangga andil 0,03%, kenaikan harga 1,98%, dampak kenaikan harga BBM, terjadi di 56 Kota IHK

Solar andil 0,03%, kenaikan harga 17,79%, akibat kebijakan pemerintah, terjadi di semua kota.

(mkl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads