"Mereka ingin belajar banyak dari kita. Bagaimana bisa meningkatkan perdagangan ekonomi antara Mongolia dan Indonesia," ungkap Sofyan di kantornya, Jakarta, Senin (5/1/2015).
Sofyan menjelaskan, Mongolia masih sangat terbatas dalam eksplorasi pertanian sehingga ingin belajar dari Indonesia. Di samping juga menggenjot perdagangan kedua negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan menambahkan, perdagangan Indonesia dan Mongolia tidak terlalu lancar karena keterbatasan konektivitas seperti ketersediaan pelabuhan dan bandara di Negeri Genghis Khan tersebut.
"Tantangan berat karena jauh, nggak ada pelabuhan. Kalau misalnya kirim barang ke sana harus lewat pelabuhan Tiongkok kemudian naik kereta atau mobil lalu nyambung," terang Sofyan.
Meski demikian, tambah Sofyan, Indonesia tetap akan meningkatkan hubungan dagang dengan Mongolia. Indonesia berjanji akan meningkatkan kerja sama.
"Tentu kita harus melihat sebagai kesempatan untuk meningkatkan ekspor dan akan kami lakukan. Tapi harus dipikirkan mengenai dari segi ekonomi dan finansialnya," tukasnya.
(mkl/hds)











































