"Akhir 2015 harus swasembada garam, harus berhenti impor," tegas Susi di Gedung Mina Bahari III, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (5/01/2015)
Susi mengatakan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah bertemu dengan pihak Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terkait tindak lanjut roadmap garam nasional. Hasilnya menurut Susi Kemendag akan menutup rapat-rapat impor garam (konsumsi dan industri) pada 2017.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai tindak lanjut roadmap garam nasional, KKP telah membuat perencanaan yang matang. Susi menjelaskan KKP akan membangun industri garam yang dilengkapi teknologi modern.
Pembangunan industri garam modern jelas membutuhkan dana investasi yang tidak sedikit. Untuk itu, Susi akan meminta anggaran khusus kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pengganti pengurangan jumlah alokasi solar subsidi bagi nelayan tahun 2015 dari 2,2 juta Kiloliter (KL) menjadi 900.000 Kl.
"Perlu teknologi kita berikan. Kita punya uang dan Indonesia tak pernah kekurangan uang. Saya ingin 2015 kita bisa swasembada garam," jelasnya.
(wij/hen)











































