"Stabilisasi harga bahan pokok pada 2014 paling baik sejak tahun 2010. Indikasi koefisien harga barang pokok utama hanya sebesar 2,7%," kata Gobel saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jalan Ridwan Rais Jakarta, Selasa (6/01/2015).
Gobel memberikan catatan khusus pada harga cabai. Cabai menjadi salah satu komoditas pangan pokok yang tidak stabil. Di awal tahun harga cabai anjlok sedangkan mendekati akhir tahun harga cabai justru bergerak naik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah akhir tahun, Gobel melihat pergerakan harga cabai terus mengalami penurunan 10-12%. Hal itu disebabkan karena mulai masuk panen raya cabai di Pulau Jawa.
"Harga cabai sudah mulai turun 10-12% karena ada peningkatan pasokan dari Wates, Tasikmalaya, Magelang," paparnya.
Secara keseluruhan Gobel menilai pergerakan harga bahan pokok selama tahun 2014 stabil. Pemerintah dinilainya telah melakukan beberapa perbaikan seperti monitoring harga secara berkala, pengelolaan impor pangan, menjaga pasokan dan operasi pasar.
Menurutnya tren positif ini akan berlanjut di tahun 2015 apalagi Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong produktivitas bahan pokok seperti beras, jagung, daging sapi hingga daging ayam.
"2015 koefisien komoditi tidak lebih 3,5%," katanya.
(wij/hen)











































