Menko Sofyan: Merpati Berat Dihidupkan Kembali

Menko Sofyan: Merpati Berat Dihidupkan Kembali

- detikFinance
Selasa, 06 Jan 2015 17:59 WIB
Menko Sofyan: Merpati Berat Dihidupkan Kembali
Jakarta - Menko Perekonomian Sofyan Djalil angkat bicara terhadap persoalan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Menurutnya, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penerbangan itu sangat berat untuk kembali dihidupkan.

"Kalau menurut saya, Merpati harus diselesaikan secara tuntas karena sekarang agak berat kalau Merpati dihidupkan kembali. Tapi harus ada solusinya," ungkap Sofyan di kantornya, Jakarta, Selasa (6/1/2015)

Sofyan menjelaskan, kompetisi perusahaan penerbangan sudah semakin ketat. Dengan kondisi Merpati sekarang, akan susah menghadapi persaingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena perusahaan penerbangan kompetisinya luar biasa dan perusahaan ini sudah lama berada dalam kesulitan. Jadi harus dicarikan jalan bagaimana menyelesaikan masalah ini once and for all," terangnya.

Tahun ini, pemerintah menganggarkan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN dengan total Rp 30 triliun. Sofyan memastikan tidak ada untuk Merpati.

"Nggak ada masuk ke Merpati," sebut Sofyan.

Merpati sudah hampir setahun ini tidak lagi mengudara. Penerbangan terakhir Merpati dilakukan pada Februari 2014. Jika setahun tak mengudara, izin terbang Merpati bisa dicabut.

Karyawan Merpati pun sudah tidak menerima gaji sejak November 2013. Kebanyakan dari karyawan ini sekarang mencari pekerjaan sampingan karena belum ada kejelasan nasib bekerja di Merpati.

(mkl/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads