"Kalau menurut saya, Merpati harus diselesaikan secara tuntas karena sekarang agak berat kalau Merpati dihidupkan kembali. Tapi harus ada solusinya," ungkap Sofyan di kantornya, Jakarta, Selasa (6/1/2015)
Sofyan menjelaskan, kompetisi perusahaan penerbangan sudah semakin ketat. Dengan kondisi Merpati sekarang, akan susah menghadapi persaingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini, pemerintah menganggarkan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN dengan total Rp 30 triliun. Sofyan memastikan tidak ada untuk Merpati.
"Nggak ada masuk ke Merpati," sebut Sofyan.
Merpati sudah hampir setahun ini tidak lagi mengudara. Penerbangan terakhir Merpati dilakukan pada Februari 2014. Jika setahun tak mengudara, izin terbang Merpati bisa dicabut.
Karyawan Merpati pun sudah tidak menerima gaji sejak November 2013. Kebanyakan dari karyawan ini sekarang mencari pekerjaan sampingan karena belum ada kejelasan nasib bekerja di Merpati.
(mkl/ang)











































