Kasus Cepu, Pertamina Ajukan Opsi Default Untuk ExxonMobil
Rabu, 26 Jan 2005 17:37 WIB
Jakarta - Pertamina akan mengajukan opsi default untuk ExxonMobil Oil Indonesia ke arbitrase dalam kasus Blok Cepu. Saat ini Pertamina tengah menyiapkan tim advokasi yang handal agar tidak terjadi lagi kekalahan seperti halnya kasus Karaha Bodas Company (KBC).Hal tersebut disampaikan Dirut Pertamina Widya Purnama usai raker dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/1/2005)."Pertamina akan mengajukan opsi default ke ExxonMobil. Tapi harus disiapkan tim advokasi agar tidak kalah seperti KBC," kata Widya.Widya menjelaskan berdasarkan plan of Development, maka kewajiban ExxonMobil untuk membangun yang dulu disetujui pada tahun 2001 secara bersama-sama semestinya dilaksanaka. "Mestinya kan dikerjakan. Kalau kita mau maju mesti arbitrase. Kita panggil secara bersama-sama karena kita maunya bussines to bussines," katanya.Ditegaskan, agar ke depan Pertamina tidak kesulitan, maka akan didampingi oleh tim advokasi. Pertamina saat ini tengah menyiapkan biaya untuk tim itu. Widya mengaku pemerintah tidak memiliki target waktu penyelesaian kasus ini.
(qom/)











































