Pemerintahan Jokowi Rancang RI Punya 3.733 Km Jalan Tol Baru Sampai 2025

Pemerintahan Jokowi Rancang RI Punya 3.733 Km Jalan Tol Baru Sampai 2025

- detikFinance
Kamis, 08 Jan 2015 09:33 WIB
Pemerintahan Jokowi Rancang RI Punya 3.733 Km Jalan Tol Baru Sampai 2025
Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membuat perencanaan pembangunan jalan tol jangka panjang hingga 2025. Selama 2015-2025, pemerintah punya rencana membangun jalan tol lebih dari 3.000 km.

Dalam dokumen Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR yang dikutip detikFinance, Kamis (8/1/2015), diketahui ada 3.733 km jalan tol baru yang akan dibangun di seluruh Indonesia pada periode 2015 hingga 2025. Dengan penambahan ini, maka nantinya total jalan tol di Indonesia akan sepanjang 6.115 km.

Dokumen tersebut juga menyebutkan bahwa dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan rencana tersebut ditaksir mencapai Rp 723 riliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembangunan jalan tol tidak hanya terfokus di Pulau Jawa. Hingga 2025, Pulau Sumatera akan memiliki 2.865 km jalan tol yang terdiri dari 2.840 km Lintas Sumatera dan 25 km Non Lintas Sumatera.

Secara lebih rinci dijelaskan bahwa pada jalan tol Lintas Sumatera atau yang biasa dikenal dengan nama Trans Sumatera ini akan terdiri dari 4 ruas lintas utama sepanjang 2.048 km dan 3 ruas lintas penghubung sepanjang 792 km.

Lintas Utama terdiri dari Banda Aceh-Medan sepanjang 417 km, Medan-Pekanbaru 575 km, Pekanbaru-Palembang 667 km, dan Palembang-Bakauheni 335 km.

Sementara Lintas Penghubung terdiri dari Tebing Tinggi-Sibolga 200 km, Pekanbaru-Padang 240 km, dan Palembang-Bengkulu 352 km.

Untuk Pulau Jawa, akan ada 2.815 km jalan tol. Pembangunan jalan tol di Jawa terbagi dalam 3 bagian besar yakni Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 1.187 km dari Banyuwangi hingga Merak, Tol Jabodetabek 530 km, dan Jalan Tol Non Trans Jawa Non Jabodetabek 1.098 km.

(dna/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads