Misalnya Gugusan Pulau Bawah di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau akan dikembangkan oleh investor asal Singapura melalui badan usaha PT Pulau Bawah.
Selain di Anambas, ada dua gugusan pulau lainnya yaitu Gili Gede di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan gugusan Kepulauan Keramat Sumbawa, yang juga di NTB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pulau Gili Gede di Lombok Barat akan dikembangkan oleh investor asal Australia melalui badan usaha PT Marina Del Rey. Nilai investasi awal yang akan digelontorkan perusahaan sejumlah US$ 5,5 juta.
"Pembangunan fisik tahun ini kita harapkan," kata Rido.
Terakhir gugusan Pulau Keramat di Sumbawa juga akan dikembangkan oleh investor asing asal Prancis melalui badan usaha PT Surya Namaskar. Investasi awal yang siap digelontorkan perusahaan mencapai Rp 95 miliar.
"Pulau Keramat termasuk di dalamnya Bedil dan Temudong sebesar 66 hektar akan dijadikan resort dan akan ada kegiatan kebun organik," katanya.
Seperti diketahui Maladewa di Sumadera Hindia, sukses mengembangkan wisata laut berkelas dunia dan banyak diincar pelancong, karena menyajikan wisata laut dan pantai yang eksklusif dan indah, yang didukung oleh infrastruktur wisata dan sumber daya manusia yang baik.
(wij/hen)










































