Salah satu yang hadir Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Kepada wartawan Ganjar mengatakan, kedatangannya dalam pertemuan hari ini adalah untuk membahas kebijakan politik air pemerintahan Presiden Joko Widodo.
"Kita mau bahas Sumber Daya Air, saya merasa penting datang hari ini karena untuk tahu bagaimana politik air kita ke depan. Seperti contohnya kemarin di Temanggung Jawa Tengah mau bangun jembatan saat mau dibor keluar air deras, di Klaten ada keluhan masyarakat dari air kemasan, jadi ini harus jelas politik air kita bagaimana," ucap Ganjar ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (9/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ajukan tambahan pembangunan waduk di Cilacap satu dan satu lagi di Wonogiri," tutupnya.
Selain Ganjar, rapat Sumber Daya Air ini juga dihadiri Menko Perekonomian Sofyan Djalil sebagai pemimpin rapat, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaja, Menteri PU Pera Basuki Hajimuljono, Ketua Umum Air Minum Dalam Kemasan Hendro Barona, dan dari METI yang diwakili Tri Mumpuni.
Selain itu hadir juga perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia, Himpunan Pengusaha Pengeboran Air Tanah, dan Gabungan Perusahaan Karet Indonesia.
(rrd/ang)











































