Salah seorang pedagang di kawasan ITC Ambasador, Jakarta mengatakan kurs dolar yang sudah menembus Rp 12.000 membuat harga barang elektronika ikut naik karena sebagian masih impor. Misalnya laptop merek Toshiba yang sebelumnya dijual Rp 6.000.000, kini naik menjadi Rp 6.500.000 atau naik 8,3%.
"Karena kurs rupiah melemah, jadi ya naik harganya," ujar pedagang tersebut kepada detikFinance, Minggu (11/1/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan terjadi juga pada laptop merek Acer yang dijual menjadi Rp 6.000.000 juta dan Asus pada harga Rp 5,5 juta. "Tapi ada juga yang nggak naik, kayak notebook seri lama itu tetap saja harganya," sebutnya.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerikat Serikat (AS) akhir pekan lalu di posisi Rp 12.645 per dolar AS, atau menguat dibandingkan posisi pada hari sebelumnya di Rp 12.680 per dolar AS.
(mkl/hen)











































