"Pertemuan melanjutkan pembahasan mengenai trilateral dengan Australia bagian utara, Timor Leste, dan Indonesia bagian timur. Ini konsep pembangunan di antara ketiga negara," ungkap Rizal Affandi Lukman, Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, Rabu (14/1/2015).
Di bidang ekonomi, kata Rizal, banyak sektor yang nantinya digarap secara bersama. Seperti peternakan, perdagangan, kelautan, serta minyak dan gas bumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses trilateral tengah dalam pengkajian di Charles Darwin University. Bulan depan, kajian akan dipublikasikan kepada ketiga perwakilan pemerintah di Australia.
"Kemudian akan disepakati untuk pembentukan senior advisor," sebutnya.
Goncalves menambahkan, ketiga negara sudah berkomitmen untuk melanjutkan rencana trilateral. Diharapkan pada bulan depan sudah ada perkembangan.
"Kita sangat commit dan kita mengerti Indonesia juga sama. Kita tinggal implementasikan," kata Goncalves.
Dampak dari trilateral ini, menurutnya, akan akan memberikan peluang kepada dunia usaha.
"Kita berharap komunitas bisnis akan siap untuk masuk dalam area ini. Pemerintah hanya membuat kondisinya bagus, sektor private masuk. Ini adalah kenapa kita di sini," jelasnya.
"Kita melihat potensi ekonomi seperti pertanian, industri, wisata, energi. Juga sosial seperti kesehatan, pendidikan, pelatihan, dan kebudayaan. Itu adalah semua yang kita konsep dan kita akan berkerja sama untuk membuat prioritas," terang Goncalves.
(mkl/hds)











































