Rusak Parah, Jalan Menuju Perbatasan RI-Malaysia 250 Km Ditempuh 7 Jam

Rusak Parah, Jalan Menuju Perbatasan RI-Malaysia 250 Km Ditempuh 7 Jam

- detikFinance
Kamis, 15 Jan 2015 16:45 WIB
Rusak Parah, Jalan Menuju Perbatasan RI-Malaysia 250 Km Ditempuh 7 Jam
Sanggau - Menempuh perjalanan darat ke wilayah Indonesia di perbatasan Kalimantan Barat dengan Serawak, Malaysia butuh perjuangan luar biasa. Kondisi jalan yang mayoritas rusak parah bahkan ada yang belum tersentuh pembangunan, membuat waktu tempuh berlipat-lipat dari seharusnya.

Jalan rusak bergelombang hingga berlumpur mewarnai hampir separuh perjalanan dari Pontianak-Entikong, Kabupetan Sanggau, Kalimantan Barat. Butuh waktu kurang lebih 7 jam untuk menempuh jarak 250 km dari Pontianak menuju Entikong. Entikong merupakan kecamatan terluar yang berbatasan langsung dengan Serawak.

Padahal, untuk mencapai jarak yang sama di Pulau Jawa seperti Jakarta-Cirebon, hanya memerlukan waktu tempuh kurang lebih 3 jam dengan kecepatan rata-rata 70 km/jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikFinance, di Kota Pontianak kondisi jalanan tampak begitu mulus dengan aspal rapi dan rata. Namun, begitu memasuki Simpang Ampar, atau 100 km dari pusat Kota Pontianak, kondisi jalan aspal sudah mulai rusak.

Kondisi jalan rusak parah, terus berlanjut hampir sepanjang sisa perjalanan‎ dari Simpang Ampar ke Entikong atau kurang lebih 150 Km. Keadaan jalan semakin mendekati Entikong-Serawak, kondisinya justru semakin hancur bahkan nyaris sulit bisa dilalui.

Tanah berlumpur, licin dan semakin sulit dilalui dipadukan dengan banyaknya gundukan tanah. Kondisi ini menjadi pemandangan yang beberapa kali dijumpai,bahkan mengganggu pergerakan kendaraan,

Berkendara di jalan yang rusak dan berlumpur, seperti menumpang perahu yang berkali-kali dihantam ombak. Kadang oleng ke kanan, kadang oleng ke kiri, bahkan berguncang kanan ke kiri lalu depan ke belakang.

Perjalanan semakin berat apalagi dilakukan malam hari. Rombongan yang memulai perjalanan pukul 00.00 WIB Kamis dini hari (15/1/2015) harus bersusah payah untuk mencapai Entikong.

Sepanjang perjalanan, terlihat kanan kiri nampak bentangan hutan tropis, sesekali berganti lahan gambut yang lapang dan beberapa areal kebun sawit.

Selain kondisi jalan rusak, rute jalan menjelang Entikong nihil dengan penerangan. Rombongan hanya mengandalkan sorot lampu mobil, sesekali saja jalanan tampak tersorot cahaya dari beberapa rumah warga. Sesekali dijumpai ada pemukiman, selebihnya lebih banyak dijumpai hutan yang gelap.

Kondisi jalan memasuki kawasan Entikong sudah mulai lebih baik dari rute lumpur sebelumnya.‎ Kondisi aspal yang melapisi jalan ini sebagian besar sudah ada namun masih sangat minim.

Lubang-lubang kecil membuat lapisan aspal yang digilas ban terasa 'keriting'. Belum lagi masih ada lapisan aspal yang terkelupas membuat kondisi jalan masih belum sepenuhnya nyaman dilalui. Untuk sampai ke Gedung Lintas Batas Entikong-Serawak, dari Pontianak perlu waktu 7 jam via jalan darat.

(dna/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads