Mendag Gobel Sebut 40% Barang Beredar Kualitas Abal-abal

Mendag Gobel Sebut 40% Barang Beredar Kualitas Abal-abal

- detikFinance
Kamis, 15 Jan 2015 17:37 WIB
Mendag Gobel Sebut 40% Barang Beredar Kualitas Abal-abal
Jakarta - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel menyimpulkan banyak barang tiruan yang beredar Indonesia alias palsu. Tahun lalu sebanyak 467 jenis barang ilegal diamankan oleh Kemendag, sebanyak 65% merupakan barang impor.

"Hitungan yang kami tahu, 40% barang yang ada di Indonesia banyak barang KW (palsu)," ungkap Gobel saat ditemui di Gedung Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Kamis (15/01/2015).

Produk abal-abal bervariasi seperti elektronika antara lain handphone, DVD player, helm, mixer hingga kipas angin sampai mainan anak, pakaian, dan ban kendaraan bermotor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kelihatannya memang bagus tetapi kalau dipakai cepat rusak, bledug-bledug. Lalu plastik yang mudah berpengaruh kepada kesehatan," papar Gobel.

Produk yang tidak sesuai ketentuan atau ilegal berasal dari impor. Gobel memperkirakan nilai kerugian yang dialami negara selama ini cukup besar.

"Potensi kerugian negara luar biasa besar, minimum US$ 2 miliar (Rp 24 triliun)," cetusnya.

Kerugian negara ini mencakup pajak, bea masuk yang tak bisa disetor karena produk-produk tersebut statusnya ilegal. Bahkan dari sisi industri, kerugiannya juga cukup besar karena beredarnya barang palsu, akibat pasarnya tergerus.




(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads