"Kerjasama ini adalah terobosan penting bagi perkembangan pertanian kita ke depan," kata Rektor IPB Herry Suhardiyanto saat penandatanganan kerjasama antara IPB dan Kementan di Gedung A Kementan, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (16/01/2015).
Hadir pula dalam acara hari ini, 20 dekan IPB dan sebagian pejabat eselon I Kementan. Herry mengatakan mendukung sepenuhnya seluruh kebijakan Menteri Amran dalam mewujudkan program swasembada pangan 2017. Ia telah menyiapkan tim terbaik yang terdiri dari dosen dan penelii IPB, hingga mahasiswa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Mentan Arman menyambut baik penandatangan MoU kerjasama antara Kementan dan IPB. Ia merasa suadana penandatangan dilakukan Indonesia seperti telah berswasembada.
"Hari ini sepertinya kami telah swasembada. Rasa capek saya hilang mendengar paparan Pak Rektor," ujar Arman.
Kerjasama antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan IPB antara lain:
- Penyediaan bibit unggul varietas IPB 3 S dan IPB 4 S yang diproduksi IPB dan bisa memproduksi padi 11,5 ton/hektar/musim dan 10,6 ton/hektar/musim.
- Penggarapan lahan pertanian bersama yang dikelola Kementan dengan bantuan IPB.
- Penerapan teknologi pertanian buatan IPB yang digunakan Kementan.
- Bantuan berupa tenaga penyuluh pertanian oleh dosen dan mahasiswa IPB kepada Kementan.










































