"Kami selalu koordinasi. Saya baru dari Banten, Jateng, Yogyakarta, kami sudah sampaikan ke Direktur Pusri, Petrokimia Gresik harus bekerja di lapangan karena harapan kami 2015 nggak boleh pupuk langka!" seru Amran saat ditemui di Gedung A Kementerian Pertanian (Kementan) Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (16/01/2015).
Amran juga mengungkapkan akan memperbaiki pola distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran khususnya di sektor pengawasan. Ia akan mengerahkan 300 petugas pengawasan khusus yang diambil dari pegawai negeri sipil (PNS) Kementan yang tersebar di beberapa kabupaten/kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini anggaran subsidi pupuk yang dialokasikan Kementan sebesar Rp 28 triliun atau 9,5 juta ton. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2014 lalu dimana Kementan hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 21,05 triliun dengan rincian Rp 18,05 triliun untuk subsidi tahun 2014 dan Rp 3 triliun untuk membayar kekurangan subsidi tahun 2012.
(wij/hen)











































