20 BUMN Rugi Rp 7,9 Triliun Tahun Lalu

20 BUMN Rugi Rp 7,9 Triliun Tahun Lalu

- detikFinance
Senin, 19 Jan 2015 14:27 WIB
20 BUMN Rugi Rp 7,9 Triliun Tahun Lalu
Jakarta - Sebanyak 20 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkinerja negatif tahun lalu. Para perusahaan pelat merah itu mencatat total kerugian Rp 7,9 triliun.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melaporkan kinerja keuangan BUMN ini kepada Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Jumlah BUMN rugi sebanyak 20 perusahaan. Total kerugian Rp 7,9 triliun. Capaian ini lebih baik dari tahun sebelumnya yakni 27 BUMN senilai 34,58 triliun," kata Rini di Ruang Rapat Komisi VI, DPR Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski tercatat 20 BUMN merugi selama tahun 2014, tapi total seluruh perusahaan pelat merah menorehkan laba bersih Rp 154 triliun pada tahun 2014. Laba bersih BUMN pada 2014 meningkat 1,32% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp 152 triliun.

Sementara total aset BUMN mencapai Rp 4.467 triliun pada tahun 2014. Angka ini naik dari realisasi tahun 2013 yang senilai Rp 4.216 triliun.

"Total pendapatan di 2014 senilai 1.912 triliun. Angka ini naik 6,7% dari tahun 2013 yang sebesar 1.792 triliun," jelasnya.

Jumlah BUMN tahun lalu berkurang menjadi hanya 119 perusahaan. Berkurangnay jumlah BUMN ini sehubungan dengan transisi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) serta adanya program restrukturisasi dan holding BUMN.

"Dapat kami infokan tahun 2014 jumlah BUMN jadi 119. Angka ini telah dikurangi 20 perusahaan karena 2 BUMN yakni Askes dan Jamsostek jadi BPJS kemudian 14 BUMN kebun jadi 1 BUMN holding dan 6 BUMN hutan jadi 1 BUMN holding," jelasnya.

(feb/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads