"Totalnya yang bisa dipergunakan menjadi Rp 119,4 triliun," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Selasa (20/1/2015).
Basuki merinci ada 4 program utama yang akan dijalankan dari dana tambahan tersebut. Pertama adalah kegiatan untuk kedaulatan pangan dengan nilai Rp 8,4 triliun
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, lanjut Basuku, adalah anggaran Rp 9,1 triliun untuk peningkatan kualitas hidup. Misalnya pengembangan air minum, penyehatan lingkungan dan pemukiman, serta rumah susun dan rumah khusus.
"Ketiga, anggaran Rp 10 triliun untuk kesenjangan antar wilayah. Seperti pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan jalan wilayah perbatasan, baik menuju perbatasan dan sejajaran dengan perbatasan," terang Basuki.
"Keempat, program konektivitas dianggarkan sebesar Rp 5,75 triliun untuk pembangunan jalan bebas hambatan (Tol). Termasuk pembangunan jalan tol akses Pelabuhan Tanjung Priok dan jalan akses pelabuhan di Sorong (Papua), Kuala Tanjung (Sumatera Utara), dan Maloy (Kalimantan Timur)," sambungnya.
(mkl/hen)











































