Iklim Investasi Sesuai Harapan Pasar Selama 100 Hari SBY

Iklim Investasi Sesuai Harapan Pasar Selama 100 Hari SBY

- detikFinance
Jumat, 28 Jan 2005 17:08 WIB
Jakarta - Meneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani mengatakan, selama 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di sektor ekonomi berhasil menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kepastian arah kebijakan atau sesuai dengan ekspektasi pasar.Demikian disampaikan Meneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati disela-sela rapat di Kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Jumat (28/1/2005)."Secara singkat, tujuan untun mencapai iklim investasi melalui kepastian kebijakan tercapai sesuai ekspektasi pelaku pasar. Prioritas untuk memperbaiki iklim investasi sudah dimulai," kata Sri Mulyani. Menurut dia, sejumlah departemen sudah berhasil memenuhi targetnya seperti departemen ESDM berhasil menjalankan program 100 harinya. Sementara Depnakertrans hampir 100 persen. "Mengenai keluhan tenaga kerja direspon dengan revisi peraturan tenaga kerja," ujarnya. Namun Sri Mulyani menolak untuk menyebutkan persentase program-program 100 hari apa saja yang sudah berhasil dicapai. Mengenai hal itu pihaknya masih melakukan diskusi-diskusi dengan menteri yang terkait. "Tetapi kan deadlinenya 31 Januari. Tanggal 1 kami akan menyerahkan kepada presiden mengenai laporannya. Jadi nanti tanggal 1 saya yakin bisa tentukan berapa persentasenya," tegasnya.Sementara mengenai program-program yang terhambat dan belum dicapai dalam 100 hari in, Sri Mulyani menjelaskan hal itu disebabkan karena program-program itu berhubungan dengan kebutuhan untuk mengubah peraturan yang sifatnya fundamental. "Ada persoalan yang tiba-tiba muncul seperti UU listrik yang dihilangkan. Pemerintah harus membuat revisi," tegasnya. Selain itu juga ada masalah struktural seperti penegakan hukum, korupsi dan birokrasi. "Jadi dalam 100 hari ini adalah mendesain institusinya seperti komisi kepolisian, kejaksaan, lembaga untuk mengawasi pajak sehingga presiden bisa mengawasi pemasukan pajak secara langsung dari kantornya," tuturnya. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads