Kebijakannya Dikritik Pengusaha, Susi: Saya Tak Bisa Batalkan Policy yang Sudah Benar!

Kebijakannya Dikritik Pengusaha, Susi: Saya Tak Bisa Batalkan Policy yang Sudah Benar!

- detikFinance
Kamis, 22 Jan 2015 11:34 WIB
Kebijakannya Dikritik Pengusaha, Susi: Saya Tak Bisa Batalkan Policy yang Sudah Benar!
Jakarta - Perwakilan pengusaha pagi ini bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Dalam pertemuan tersebut, pengusaha mengkritik kebijakan Menteri Susi, terutama moratorium izin kapal dan pelarangan bongkar muat di tengah laut (transhipment).

Ketua Asosiasi Budidaya Ikan Laut Indonesia (ABILINDO) Steven Hadi Tarjanto mengatakan, kedua kebijakan itu berdampak besar pada pelaku usaha budidaya ikan di Indonesia. Pasalnya, kapal asing tidak boleh lagi masuk dan mengambil langsung ikan dari wilayah Indonesia.

"Kami sangat mengerti apa yang Ibu telah uraikan. Tetapi kami mohon kapal pembeli dari luar bisa masuk dan membeli hasil kami," minta Steven kepada Susi saat bertemu di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, Kamis (22/01/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Steven mengungkapkan, jika cara ini tidak dilakukan maka puluhan ribu pelaku budidaya ikan seperti ikan kerapu, udang, dan lobster akan gulung tikar. Padahal setiap tahun Steven mengklaim anggotanya mampu menghasilkan devisa dari kegiatan ekspor sebesar US$ 40 juta.

"Mungkin 2-3 bulan lagi kita akan kolaps sendiri karena tidak ada yang beli. Kami minta agar bisa kapal ini datang dan membeli," kata Steven.

Mendengar keluhan Steven, Susi menanggapinya dengan santai. Susi menegaskan tidak akan menarik atau merevisi aturan moratorium dan larangan transhipment.

"Saya tidak bisa tarik. Saya tidak akan menerima pernyataan bapak yang mengatakan saya mematikan ratusan ribu pengusaha. Saya tidak bisa membatalkan policy yang sudah benar," tegas Susi dengan nada tinggi.

(wij/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads