Begini Cara Jonan Turunkan Biaya Logistik di RI dari 23% Jadi 18%

Begini Cara Jonan Turunkan Biaya Logistik di RI dari 23% Jadi 18%

- detikFinance
Jumat, 23 Jan 2015 15:50 WIB
Begini Cara Jonan Turunkan Biaya Logistik di RI dari 23% Jadi 18%
Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan
Belawan - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan menyebutkan biaya logistik di Indonesia masih sangat mahal. Dia menyebut biaya perizinan mencapai 23% dari harga yang harus dibayar konsumen.

"Menurut BPS (Badan Pusat Statistik), biaya logistik itu 23% dari harga barang. Jadi misalnya harga barang Rp 100, berarti yang Rp 23 itu biaya logistik," kata Jonan di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, Jumat (23/1/2015).

Padahal di negara-negara maju, lanjut Jonan, biaya logistik hanya 1 digit. "Di sana rata-rata 7-9%," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam 5 tahun ke depan, tambah Jonan, pemerintah punya target memangkas biaya logistik menjadi sekitar 18%. Salah satu upayanya adalah pembenahan pelabuhan.

"Saya ingin Pelindo I-IV membantu menurunkan biaya logistik. Ini sangat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Jonan memberi contoh untuk pelayaran di Indonesia Timur dan Tengah harus dibuat jadwal yang rutin. "Perlu ada angkutan ferry berjadwal. Jadi orang tahu kapan kapal datang dan pergi," tuturnya.

Sebelumnya, Jonan sempat menyindir pelayaran di Indonesia Timur dan Tengah seperti Metro Mini. Pasalnya, kapal baru berangkat saat muatannya sudah penuh.

"Semua di wilayah timur dan tengah Indonesia, apalagi di pulau terpencil, harga gila-gilaan. Ini karena nggak tahu kapan kapal datang. Semua kapal nunggu seperti Metro Mini, nggak penuh, nggak berangkat," ungkap Jonan dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR, Rabu (21/1/2015).

(hds/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads