MasterCard, perusahaan penerbit kartu kredit asal AS, dalam waktu dekat akan memproses transaksi yang dilakukan di Kuba. MasterCard merupakan perusahaan penerbit kartu kredit besar pertama yang melakukan langkah ini.
Menurut siaran resmi, MasterCard akan memulai kebijakan ini pada 1 Maret 2015. Demikian dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu (24/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, AS belum mencabut embargo ekonomi terhadap Kuba. Namun ada harapan pemerintahan Presiden Barack Obama mulai membuka diri terhadap hubungan yang lebih bersahabat.
Dalam pidatonya di depan Kongres AS baru-baru ini, Obama mengatakan akan terjadi perubahan kebijakan terhadap Kuba. Perubahan ini adalah memperluas persahabatan dengan rakyat Kuba.
(hds/hds)











































