Menhub Jonan akan Buat Rating, Ini Tanggapan Maskapai Penerbangan

Menhub Jonan akan Buat Rating, Ini Tanggapan Maskapai Penerbangan

- detikFinance
Selasa, 27 Jan 2015 19:00 WIB
Menhub Jonan akan Buat Rating, Ini Tanggapan Maskapai Penerbangan
Jakarta - Pihak maskapai penerbangan menanggapi soal rencana Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengumumkan rating keselamatan atau safety maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia.

PT Citilink Indonesia menilai kebijakan tersebut tak masalah diterapkan. Asalkan diberlakukan secara adil.

"Menurut saya bagus, selama itu fair. Harusnya oke banget," kata Plt Direktur Utama Citilink Albert Burhan saat berkunjung ke kantor detik.com, Jakarta, Selasa (27/1/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Chief Operation Officer (COO) Citilink Hadinoto, menambahkan kebijakan semacam ini bukan hal baru di Indonesia. Pada masa lalu sempat ada peringkat maskapai penerbangan terdiri dari tiga golongan dari tertinggi hingga yang terendah yaitu I, II, dan III.

Menurutnya kebijakan ini bisa saja mengundang pertanyaan internasional. Padahal, prinsip keselamatan penerbangan bila diterapkan sesuai dengan kaidah internasional tak akan masalah.

"Misalnya kenapa golongan III masih boleh terbang," kata Hadinoto.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan, akan mengumumkan rating keselamatan atau safety maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia.

Pengumuman akan dilaksanakan pada Februari 2015. Rating keselamatan maskapai dilakukan untuk mendorong keterbukaan atau transparansi maskapai di dalam negeri.

"Bulan depan akan kita umum safety rating airlines di Indonesia," kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat acara Garuda Indonesia di Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Pemerintah, kata Jonan, tidak akan menutup-nutupi hasil audit kepada publik. Bila ada maskapai pemerintah bermasalah, Kemenhub tetap akan mengumumkan.

"Safety kita nggak milih, mau punya pemerintah atau bukan saya akan umumkan," jelasnya.

(hen/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads