Cerita Jokowi ke Petani: Saya Malu Bertemu Perwakilan Vietnam

Cerita Jokowi ke Petani: Saya Malu Bertemu Perwakilan Vietnam

- detikFinance
Sabtu, 31 Jan 2015 11:32 WIB
Cerita Jokowi ke Petani: Saya Malu Bertemu Perwakilan Vietnam
Ngawi - Di sela pembagian traktor dan pompa air ke para petani di Desa Keraswetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri untuk bergialog dengan para petani. Ia bercerita malu ketika bertemu dengan perwakilan Vietnam.

"Saya kemarin malu ketemu perwakilan negara Vietnam. Ngomong ke saya kapan beli beras lagi dari Vietnam," ungkap Jokowi di hadapan ratusan petani, di Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (31/1/2015).

Mendengar pernyataan dari Jokowi tersebut, ratusan petani yang berada di tengah persawahan tertawa serentak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya malu mendengar kata itu," sambung Jokowi.

Jokowi bertekad, dalam 3 tahun Indonesia harus swasembada pangan terutama beras. Ia meminta petani bekerja keras produksi beras, karena kebutuhan beras Indonesia sangat banyak tapi produksinya kurang.

"Nanti saya ngomong 4 tahun lagi, eh siapa yang butuh beras beli di Indonesia. Nggak boleh kita setop itu produksi mesti ditingkatkan karena kita kurang banyak sekali. Jumlah traktor kita juga kurang banyak. Dibandingkan traktor di Thailand jumlah kita hanya 1/10 nya. Kita akan terus kasih lagi, kasih lagi Sehingga kita 3 tahun lagi harus sudah double produksinya," kata Jokowi dengan suara tinggi, tegas dan bercucuran keringat karena terik matahari.

Ia berjanji akan kembali ke Ngawi, dan mengecek bagaimana produksi petani di Jawa Timur setelah mendapatkan bantuan 852 unit traktor dan 377 pompa air merek Kubota gratis dari pemerintah.

"Saya kira itu yang bisa saya sampaikan. Nanti saya akan lihat lagi tanggal 2 Desember di Ngawi Jatim targetnya berapa. Siap nggak?" tanya Jokowi ke petani.

"Siap Pak!" ucap para petani.

"Benar loh ya, matur suwun (terima kasih)," tutup Jokowi.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads