Dana sebanyak itu akan banyak digelontorkan untuk membangun infrastruktur dan belanja negara untuk kepentingan kelas menengah AS. Anggaran tersebut sudah diajukan kepada anggota kongres AS untuk dimintai persetujuan.
Anggaran yang akan mulai dipakai 2016 itu juga memprediksi ada defisit US$ 474 miliar atau setara 2,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Negeri Paman Sam. Level tersebut dinilai masih wajar oleh para ekonom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi angkanya harus masuk akal. Kita tidak bisa bermain politik di atas kepentingan kesejahteraan rakyat dan keamanan negara," tambahnya.
Hal itu Obama sampaikan di kantor pusat Kementerian Pertahanan dan Keamanan. Anggaran tersebut memang belum disetujui oleh Partai Republik. Pasalnya, masih cara untuk menggenjot anggaran masih dipertanyakan.
"Presiden Obama berniat menarik pajak dan mengucurkan anggaran lebih banyak, dan banyak lagi kegiatan yang hasilnya belum tentu terasa oleh kelas menengah AS," kata anggota Partai Republik dan Juru Bicara House of Representatives, John Boehner.
Sementara Partai Demokrat menjadikan pengajuan anggaran ini sebagai kesempatan untuk mengambil hati warga kelas menengah AS yang tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir.
(ang/hds)











































