Selama ini, Sofjan termasuk orang di luar pemerintahan yang sering memberikan masukan kepada pemerintah lewat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
"Saya serba susah sekarang. Selama 3 bulan di pemerintahan baru, di mana kami harus juga membantu pemerintah melaksanakan apa yang kita (Apindo) dorong. Di saat memimpin Apindo, kita buat roadmap. Di mana kita bisa tumbuh 7%, kasih (lowongan) kerjaan 3 juta. Tiba-tiba saya diminta coba Anda ikut laksanakan itu barang," tutur Sofjan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini disampaikan oleh Sofjan dalam acara Dialog Investasi Nasional di Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (3/2/2015).
Sofjan mengatakan, saat ini 50% orang yang berada di pemerintahan Jokowi-JK adalah pengusaha. Bagi Sofjan yang merupakan pengusaha, komposisi pemerintahan yang setengahnya pengusaha memudahkan ekonomi tumbuh dengan cepat. Sehingga pengangguran bisa dikurangi.
Untuk diketahui, pada awal Desember 2014, Sofjan Wanandi melepaskan jabatannya sebagai Ketua Umum Apindo dan masuk ke dalam pemerintahan Jokowi-JK. Posisi Sofjan di Apindo digantikan oleh Hariyadi Sukamdani.
Ada beberapa pengusaha yang masuk dalam pemerintahan Jokowi-JK. Mereka adalah Rachmat Gobel yang menjadi Menteri Perdagangan, Franky Sibarani sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Sofjan Wanandi.
(dnl/hen)











































