Begini Kondisi Sel Buat Penunggak Pajak di Surabaya

Begini Kondisi Sel Buat Penunggak Pajak di Surabaya

- detikFinance
Selasa, 03 Feb 2015 14:57 WIB
Begini Kondisi Sel Buat Penunggak Pajak di Surabaya
Sel untuk penunggak pajak di Lapas Salemba, Jakarta
Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan kembali menyandera para penunggak pajak. Kali ini di Surabaya sebanyak 3 orang dengan total tunggakan Rp 3,8 miliar. Penyanderaan dilakukan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas 1 Porong dan Lapas Wanita Sukun, Malang.

Wahju Tumakaka, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak, mengatakan fasilitas sel yang disediakan sama di Lapas Klas II A Salemba, Jakarta. Lapas di Salemba ini dihuni oleh SC, penunggak pajak yang sejak pekan lalu mendekam di sel.

Serupa dengan di Salemba, sel penunggak pajak di Jawa Timur pun terpisah dari tahanan kriminal. "Selnya beda dari kriminal, kan mereka disebutkan bukan tahanan," ujar Wahju kepada detikFinance, Selasa (3/2/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soal makanan, lanjut Wahju, juga tidak berbeda dengan di Salemba. Biaya makan untuk penunggak pajak adalah Rp 14.000/hari. "Sama dengan yang di Jakarta, karena sesuai standar dari Kemenkum HAM," sebutnya.

Gijzeling dilakukan atas 3 orang warga negara Indonesia yakni Tn IS dan Ny OHL, penanggung pajak PT PWD yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surabaya Krembangan menunggak pajak Rp 2,99 miliar. Kemudian Ny KMS sebagai penanggung pajak PT SPT terdaftar di KPP Pratama Surabaya Pabean Cantikan menunggak pajak sebesar Rp 900 juta.

Saat ini, OHL dan KMS disandera di Lapas Wanita Sukun, Malang (Jawa Timur). Sementara IS ditempatkan di Lapas Kelas I Porong.

Penyanderaan penanggung pajak PT PWD berdasarkan Surat Izin Penyanderaan Menteri Keuangan No SR-370/MK.03/2015 tertanggal 28 Januari 2015. Sementara itu, penyanderaan penanggung pajak PT SPT berdasarkan Surat Izin Penyanderaan Menteri Keuangan No SR-369/MK.03/2015 tertanggal 28 Januari 2015.

(mkl/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads