Khusus dari beberapa sampel yang diambil dan uji laboratorium oleh Kementan, tak ditemukan bakteri Listeria monocytogenes yang di AS sempat ditemukan pada produk apel jenis Granny Smith dan Gala berkaramel.
"Sementara yang diuji di Kementan itu negatif," tegas Dirjen Standardisasi Perlindungan Konsumen (SPK) Kemendag Widodo saat ditemui di Kantor Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Selasa (2/02/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkembangan yang kita lakukan untuk kedua apel itu sudah ke 42 titik plus BPOM dan Kementan melakukan hal yang sama. Kita mengambil 17 sampel yang akan selesai uji tanggal 6 Februari 2015 ini," paparnya.
Widodo juga akan menindaklanjuti terkait beberapa laporan ditemukan apel Granny Smith dan Gala yang diduga mengandung bakteri Listeria monocytogenes. Beberapa laporan atas temuan ini sudah masuk ke Kemendag seperti di Batam, Yogyakarta dan Pekanbaru, dan Riau.
"Kalau yang Pekanbaru kita klarifikasi ternyata bukan 2 jenis itu. Memang ada Granny Smith dan Royal Gala tetapi tidak dikemas di Bidart Bros. Saya minta untuk mengirim fotonya labelnya tidak tertera itu. Tanggal 5 saya akan ke Yogya karena katanya menemukan. Yang Batam nanti saya akan pastikan. Kalau positif ditemukan di pasar kita bekerjasama di Kementan itu dimusnahkan," jelasnya.
Seperti diketahui, Badan Karantina Indonesia pada 21 Januari 2015 telah menerima notifikasi dari pemerintah AS, yang berisi permintaan agar para mitra dagang AS mengambil langkah pencegahan kejadian penyakit Listeriosis (disebabkan bakteri Listeria monocytogenes) di permen pel.
Sementara itu untuk apel segar belum ditemukan laporan yang membahayakan, namun demikian satu packing house di AS yaitu Bidart Bros, secara sukarela menarik produknya Granny Smith dan Gala dari pasaran, karena dugaan kontaminasi bakteri tersebut. Data Centre of Disease Control (CDC) AS menunjukan pada Januari 2015 ada 32 pasien yang terinfeksi Listeria dan 3 orang meninggal, dari 11 negara bagian di AS.
Buah apel asal Amerika Serikat yang masuk ke wilayah Indonesia melalui pelabuhan yang ditunjuk Menteri Pertanian dalam kurun waktu Januari 2014 hingga 25 Januari 2015 sebesar 41.041.095,19 kg dan 145.225.367,55 kg yang berasal dari dari berbagai negara.
Dari hasil pengawasan yang dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Desember 2014 di tempat pemasukan, terhadap buah apel berasal dari AS tidak ditemukan cemaran kimia yang melebihi ambang batas dan bebas cemaran mikroba.
(wij/hen)











































