Temuan Ganjil di KAI Rp 18 Miliar, dari Subsidi Hingga Sewa Genset

Temuan Ganjil di KAI Rp 18 Miliar, dari Subsidi Hingga Sewa Genset

- detikFinance
Rabu, 04 Feb 2015 15:50 WIB
Temuan Ganjil di KAI Rp 18 Miliar, dari Subsidi Hingga Sewa Genset
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendapati temuan ganjil di PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ada 12 rekomendasi dalam 5 temuan BPK dengan nilai Rp 18,78 miliar.

Dalam surat rekomendasi BPK kepada BUMN dan Kementerian BUMN yang dikutip detikFinance, Rabu (4/2/2015), temuan pertama adalah harga sewa 8 unit genset 500 KVA merk Volvo lebih tinggi Rp 499,8 juta.

Sedangkan yang kedua adalah KAI lebih bayar bea masuk Rp 2,9 miliar dan tidak membayar bea masuk Rp 813 juta. Totalnya menjadi Rp 3,7 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Temuan ketiga adalah pengoperasian K3 AC tidak sesuai ketentuan dan membebani masyarakat dengan harga jual yang lebih mahal Rp 14,5 miliar.

Sementara yang keempat yaitu penghitungan PSO TA 2013 Rp 682,7 miliar tidak dapat diyakini kewajaranya, dan yang terakhir adalah perhitungan kebutuhan kredit modal kerja tidak berdasarkan kebutuhan yang sesungguhnya.

Temuan-temuan BPK ini juga terdapat di 14 BUMN lain. BPK sudah mengirimkan surat kepada BUMN dan Kementerian BUMN untuk segera ditindaklanjuti.

(ang/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads