20 Pasar Tradisional di DKI Jadi 'Korban' Banjir

20 Pasar Tradisional di DKI Jadi 'Korban' Banjir

- detikFinance
Selasa, 10 Feb 2015 12:10 WIB
20 Pasar Tradisional di DKI Jadi Korban Banjir
Jakarta - Asosisi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mencatat sedikitnya ada 20 pasar tradisional tutup karena terendam banjir yang melanda DKI Jakarta selama 2 hari terakhir. Bahkan sebanyak 60% pasar tradisional di Jakarta Utara terendam banjir.

Hal ini disampaikan oleh Sekjen APPSI Ngadiran kepada detikFinance, Selasa (10/2/2015)

"Dari 153 pasar tradisional di Jakarta, sedikitnya ada 20 pasar yang terkena langsung, selebihnya hanya terganggu aksesnya saja," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ngadiran mengatakan, pasar-pasar tradisional paling parah terkena banjir adalah di Jakarta Utara dan Barat. Ia mencontohkan Pasar Teluk Gong di Jakarta Barat, termasuk yang parah dan beberapa pasar di sekitar Kelapa Gading dan lainnya. Namun di Jakarta Selatan, Timur, dan Pusat relatif aman.

"Di Jakarta Utara ada 60% yang kena, dari 24 pasar di utara," katanya.

Menurut Ngadiran, ketinggian air yang merendam pasar-pasar tradisional bervariatif, ada yang 0,5 meter bahkan ada yang di atas 0,5 meter. Sementara itu, pasar-pasar lainnya relatif aman dari banjir, namun yang terganggu hanya akses yang tergenang banjir.

"Dampaknya meski pasar tetap buka, tapi pembeli sepi karena aksesnya susah ke pasar," katanya.

Selain pasar tradisional, berdasarkan catatan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) ada 100 lebih minimarket harus turup karena terisolir banjir.

(hen/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads