Pekan Depan, KPPU Periksa Dugaan Persekongkolan Lelang Gula

Pekan Depan, KPPU Periksa Dugaan Persekongkolan Lelang Gula

- detikFinance
Selasa, 01 Feb 2005 15:23 WIB
Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan segera melakukan pemeriksaan atas lelang gula ilegal yang akhirnya dimenangkan PT Angels Product pada pekan ini. Pemeriksaan dilakukan atas dugaan persekongkolan lelang. Demikian Ketua KPPU Sutrisno Iwantono kepada wartawan disela-sela acara di Hotel Arya Duta, Jakarta, Selasa (1/2/2005). Sutrisno mengungkapkan, laporan dugaan persekongkolan lelang itu sudah masuk ke KPPU sejak 2 pekan lalu. Namun sayangnya Sutrisno enggan mengungkapkan siapa pihak yang melaporkan tersebut. "Saya tidak bisa memberitahu siapa yang melaporkan, tapi yang melaporkan telah memenuhi syarat administasi dan substansi pelporan mereka jelas. Jadi kami menindaklanjuti," katanya. Menurut Sutrisno, tindakan lanjutan yang akan diambil KPPU adalah dengan membentuk tim pemeriksa pada Kamis (3/2/2005) pekan ini. Rencananya yang akan masuk ke dalam tim pemeriksa adalah komisi 3 orang, investigator, panitera, tenaga-tenaga sekretariat dengan masa kerja 30 hari. Sedangkan untuk pemeriksaan lanjutan adalah 60-90 hari kerja. Tim ini bertugas memeriksa pihak-pihak yang terlibat lelang gula ilegal.Ia menjelaskan, pihak-pihak yang akan diperiksa meliputi PT Angles Product, Balai Lelang, peserta tender lainnya dan lembaga penaksir harga gula. Sedangkan untuk kejaksaan sampai saat ini belum ada permintaan pemeriksaan. "Tapi itu semua tergantung hasil pemeriksaan nanti," kata Sutrisno. Sutrisno menambahkan, pihak-pihak itu akan diperiksa berkenaan pasal 22 UU no 5 tahun 1999 tentang persaingan usaha. "Disini kami tidak mempersoalkan kenapa gula sampai dijual. Tapi yang kami persoalkan apakah pada proses lelang ada pelanggaran. Dan kemungkinan besar juga dikenakan pasal 19 UU No 5 tahun 1999 tentang diskriminasi. Tapi yang perlu diingat kami memeriksa belum tentu bersalah," demikian Sutrisno Iwantono. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads