"Itu masalah logistik. Sekarang bagaimana kita mengatur ini. Kita harus bangun tempat pemasarannya, bagaimana pasar itu bisa menjadi milik petani dalam negeri yang bisa menyalurkan hasil buminya," kata Gobel saat mengunjungi Pasar Induk Osowilangun Suruabaya (PIOS), Jumat (13/2/2015).
Gobel mengaku saat ini sudah berkoordinasi dengan Kementerian perhubungan terkait perbaikan distribusi yang menjadi salah satu penyebab mahalnya buah lokal. Sistem logistik yang tak efisien membuat buah lokal jadi mahal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski harga buah lokal lebih tinggi, kata Gobel, dari kualitas buah lokal jauh lebih unggul dan sehat dibandingkan buah impor.
Gobel juga menegaskan tak akan menghentikan impor buah, meski buah lokal dari sisi harga masih kalah bersaing. Alasannya pasokan buah lokal belum bisa memenuhi kebutuhan di dalam negeri.
"Kalau menghapus gampang, bagaimana mengisinya. Kalau buah dalam negeri bisa mengisi pasar Indonesia, kalau kita katakan kebutuhan 100, tapi ternyata hanya bisa suplai 80 berarti yang 20 saya harus impor. kalau tidak akan berdampak pada inflasi," jelasnya.
(ze/hen)











































