Bawa Banyak Emas dan Perak, Kapal Ini Dicari Pemburu Harta Karun Dunia

Bawa Banyak Emas dan Perak, Kapal Ini Dicari Pemburu Harta Karun Dunia

- detikFinance
Senin, 16 Feb 2015 15:15 WIB
Bawa Banyak Emas dan Perak, Kapal Ini Dicari Pemburu Harta Karun Dunia
Ilustrasi Kapal Tenggelam
Jakarta - Keberadaan Kapal Flor de la Mar asal Portugis masih misterius. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Ditjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) sedang memastikan titik lokasi tenggelamnya kapal tersebut.

Dari beberapa laporan yang ada, banyak sekali pemburu harta karun dunia mencari kapal ini. Kapal ini diduga tidak saja punya sejarah yang panjang tetapi harta karun berupa emas dan perak.

Sebelumnya, kapal ini diketahui berlayar terakhir dan diduga tenggelam di laut perbatasan antara Medan dan Aceh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kapal Flor de la Mar fenomena. Beritanya kapal ini membawa banyak emas dan perak. Itu alasan mengapa kapal ini masih dicari pemburu harta karun," ungkap Kasubid Pendayagunaan Sumber Daya Kelautan Ditjen KP3K, KKP Rusman Hariyanto kepada detikFinance, Senin (16/02/2015).

Rusman menegaskan, lokasi tempat tenggelamnya kapal masih belum diketahui. Bahkan untuk bisa mengetahui lokasi tenggelamnya kapal cukup sulit, karena diduga telah terendam lumpur laut yang tebal.

"Titik pasti belum bisa kami data. Kemungkinan sudah terendam lumpur. Kapal ini sudah berusia ratusan tahun dan diduga sudah tertimpa lumpur yang tebal dan sulit terdeteksi," jelasnya.

Selain sedang dicari-cari oleh para pemburu harta karun dari seluruh dunia. Kapal kuno berbendera Portugal itu juga dicari oleh sutradara film kelas wahid. Dengan sejarah panjang yang dimilikinya, kapal Flor de la Mar bakal difilmkan seperti kapal Titanic.

"Kira-kira kapal itu sudah ada rencana oleh produser film Titanic untuk memfilmkan," ungkap Dirjen KP3K KKP Sudirman Saad beberapa saat lalu.

Sebelum dilakukan reka ulang dan pemutaran film, Saad menuturkan, sang sutradara menginginkan untuk mensurvei terlebih dulu kapal tersebut. Bahkan kalau perlu, kapal ini rencananya juga ingin diangkat agar dapat mengetahui fisiknya. Kapal ini juga dilirik pihak National Geographic Channel untuk difilmkan.

"Mereka (produser film Titanic) ingin mensurvei dan mengangkat. Selain itu National Geographic juga sudah mengajukan proposal untuk diangkat. Sejarah kapal itu nilai ekonominya sangat besar," katanya.

Sementara itu Direktur Pesisir dan Lautan KP3K KKP Eko Rudianto menjelaskan, kapal Flor de la Mar tenggelam di laut perbatasan antara Medan dan Aceh. Kapal ini memiliki cerita romansa percintaan bangsa Portugis pada saat itu.

"Pokoknya ceritanya ngetop. Seperti Titanic, ada dramanya," ujar Eko.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads