Pembangunan Ekonomi SBY-JK Tak Ada Sinyal ke Arah Perubahan

Pembangunan Ekonomi SBY-JK Tak Ada Sinyal ke Arah Perubahan

- detikFinance
Rabu, 02 Feb 2005 13:54 WIB
Jakarta - Tim Indonesia Bangkit menilai program dan implementasi dan kebijakan 100 hari pertama pemerintahan SBY-JK tidak memberikan sinyal ke arah perubahan yang dijanjikan. Demikian hasil evaluasi program 100 hari pemerintah yang disampaikan Tim Indonesia Bangkit di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (2/2/2005).Selanjutnya, mereka juga melihat rencana pembangunan jangka menengah atau nasional (RPJMN) menunjukkan bukti kegagalan dan lemahnya kemampuan dalam perencanaan strategi dan kebijakan pembangunan. RPJM juga dinilai tidak sejalan dengan janji presiden bahkan ada indikasi penghilangan, penyimpangan dan pengaburan terhadap visi dan misi presiden dan wapres yang pernah disampaikan.Indonesia Bangkit mencatat beberapa hal yang mendasari kesimpulan bahwa RPJMN 2004-2009 yang merupakan penjabaran strategi pembangunan 5 tahun ke depan ternyata disusun tanpa kesiapan dan sangat tidak profesionalAlasan itu, terlihat dari; pertama, RPJMN 2004-2009 tidak ada konsistensinya sehingga tidak dapat ditarik garis antara visi dan misi presiden/wapres, permasalahan yang ada serta program-program yang akan dilakukan.Kedua, RPJMN tidak menunjukan prioritas pembangunan. Padahal prioritas itu telah jelas disebutkan dalam visi dan misi presiden. Ketiga, dalam RPJMN hampir seluruh program bersifat normatif dan sloganistik serta tidak ada indikator keberhasilan secara kuantitatif. Keempat, RPJMN tidak mencerminkan adanya pertimbangan strategis dalam penyusunan program pembangunan. Kelima, untuk pembiayaan program pembangunan RPJMN mengindikasikan tidak adanya upaya pemerintah untuk mencari sumber potensi pembiayaan dalam negeri selain pajak dan hanya mengutamakan pada pembiayaan luar negeri. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads