Dubes Aulia Tantang Pengusaha Garap Eropa Timur-Tengah

Laporan dari Praha

Dubes Aulia Tantang Pengusaha Garap Eropa Timur-Tengah

- detikFinance
Jumat, 20 Feb 2015 07:59 WIB
Dubes Aulia Tantang Pengusaha Garap Eropa Timur-Tengah
Praha - Negara-negara kawasan Eropa Timur dan Tengah, terutama Ceko, merupakan unexplored market (pasar belum terjelajah, red) yang harus dimanfaatkan oleh Indonesia.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI Aulia Aman Rachman saat menghadiri acara pembukaan Holiday World, sebuah pameran pariwisata terbesar di kawasan Eropa Tengah dan Timur di Praha, Kamis (19/2/2015) waktu setempat.

โ€œPasar ini sangat terbuka setelah bergabung dengan Uni Eropa pada awal 1990-an. Secara khusus, Ceko paling terdepan dan maju dalam industri pariwisata di kawasan,โ€ ujar Dubes.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dubes mengharapkan promosi Indonesia melalui kegiatan seperti pameran, dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Ceko terhadap Indonesia, sekaligus meningkatkan hubungan antar masyarakatnya.

Kota Batu

Pada pameran ini di anjungan Indonesia menampilkan pemerintah kota Batu, berisi promosi wisata dan kuliner dari kota sejuk dekat Malang itu.

Walikota Batu Eddy Rumpoko, yang juga hadir pada acara pameran, mengharapkan kota Batu dapat lebih dikenal di Ceko.

Pihaknya saat ini sedang menjajaki kerjasama di bidang pendidikan dan industri pariwisata, mengingat potensi kota Batu memiliki kemiripan dengan keunggulan wisata kota-kota di Ceko.

Diharapkan, tahun ini Pemerintah Kota Batu dapat menandatangani kerjasama Sister City dengan kota Karlovy Vary, kota spa terbesar di Ceko, khusus untuk kerjasama pengelolaan mata air panas di wilayah Batu.

Consular, Press and Protocol Affairs Fitriyani Riduan dalam keterangan pers kepada detikfinance mengatakan, di samping partisipasi pemerintah kota Batu, KBRI Praha juga menggandeng mitra terkait di Ceko.

โ€œMereka antara lain agen-agen perjalanan yang intensif menawarkan paket wisata ke Indonesia dan importir furniture,โ€ papar Fitri.

Menteri Ceko dan Bulgaria

Dua menteri yakni Menteri Pembangunan Daerah Ceko Karla Slechtova dan Menteri Ekonomi, Energi dan Pariwisata Bulgaria Nikolina Angelkova, yang membuka pameran, secara khusus mengunjungi anjungan Indonesia karena keunikannya.

Menteri Slechtova mengatakan ingin sekali berkunjung ke Indonesia, negeri yang disebutnya sangat eksotik. Sementara Menteri Angelkova mengagumi batik tulis asal Malang yang dipajang di anjungan.

Menurut Fitri, bagi publik Ceko, Indonesia dikenal melalui Bali. Publik Ceko, yang wilayah negaranya merupakan landlocked (tak punya akses ke laut, red), menyukai pantai, iklim tropis dan kuliner Indonesia yang dikenal lezat.

Pameran Holiday World berlangsung di Prague Exhibition Grounds Holesovice (19-21 Februari 2015), dengan area pameran seluas 320.000 meter persegi.

Indonesia menghadirkan anjungan seluas 27 meter persegi, dimeriahkan angklung dan arumba, Tari Topeng dan Tari Bajidor Kahot pada Gala Dinner pembukaan pemeran tersebut.

Pameran Holiday World ini memasuki tahun ke-24 dan menjadi pameran pariwisata terpenting di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Pada tahun ini terdapat lebih dari 50 negara partisipan dengan sekitar 80 anjungan.

(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads