"Jadi ekspor harus naik 200%. Atau tiga kali lipat. Ingat, ini total ekspor. Migas ekspornya turun terus. Nggak bisa naik. Berarti target non migasnya harus lebih kencang lagi," kata Faisal mengingatkan Gobel soal target ekspor, di Gedung Auditorium Utama Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Senin (23/02/2015).
Faisal memprediksi, target pertumbuhan ekspor 300% bisa terealisasi, bila pertumbuhan ekspor rata-rata setahun harus 24%, dengan catatan semua ekspor komoditas naik. Namun sebaliknya, bila salah satu komoditas nilai ekspornya tetap bahkan turun, maka target itu sulit tercapai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apa tanggapan Mendag Gobel? Gobel menanggapi serius apa yang diungkapkan Faisal Basri.
"Supaya capai pertumbuhan ekspor 300% caranya bagaimana Pak Faisal? Kita ingin bertarung, kita bisa tidak. Perkara tidak mencapai 300% yang penting berusaha dulu, yang di atas yang menentukan," kata Gobel dengan nada serius.
Hingga saat ini, Gobel optimistis target itu bisa direalisasikan. Ia juga telah membuat strategi khusus agar ekspor bisa mencapai 300%.
"Optimisme harus kita bangun sekarang. Inilah menteri perdagangan kali ini agak sewot sedikit lah. Kemendag sekarang kerjanya mati-matian," tukas Gobel.
(wij/dnl)











































