"Mengecek kenaikan harga beras yang wajar itu sederhana saja, kita cek harga gabah di petani. Saya kemarin tanya langsung petani, harga gabah saat ini memang naik dari Rp 4.500 ke Rp 4.700. Artinya, memang ada kenaikan sekitar 2-3 persen. Ini berbeda jauh dengan harga beras. Di Jakarta menyentuh harga Rp 12.000. Ada disparitas harga sangat tinggi, beras naiknya sampai 30 persen, " ujar Amran usai Apel Siaga Penyuluh di Taman Budaya Jawa Tengah di Solo, Rabu, (25/2/2015).
Dengan adanya selisih harga yang sedemikian tinggi, antara harga gabah dengan harga beras di pasaran, Amran menilai ada permasalahan persoalan dalam distribusi beras selama ini. Persoalan itulah yang harus diselesaikan saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(mbr/dnl)











































