Senat AS Beri Cina Deadline Revaluasi Yuan Selama 6 Bulan

Senat AS Beri Cina Deadline Revaluasi Yuan Selama 6 Bulan

- detikFinance
Kamis, 03 Feb 2005 09:57 WIB
Jakarta - Keras kepalanya Cina untuk tetap mematok mata uangnya membuat Senat AS meradang. Senat AS akhirnya menegaskan akan memberi Cina deadline selama 6 bulan untuk merevaluasi mata uangnya. Senat AS menginginkan rencana revaluasi Yuan itu dibuat dalam sebuah RUU yang akan diajukan kepada Senat AS.Menurut juru bicara para senat, Isral Klein kepada AFP, Kamis (3/2/2005), pematokan Yuan dinilai telah menimbulkan malapetakan bagi perekonomian AS. Klein mengklaim paling tidak selusin senator baik dari kubu partai Republik maupun Demokrat setuju untuk mensponsori acara itu. "Harapan kami, Ini akan diajukan besok atau dalam beberapa hari ke depan. Ini akan mengharuskan Cina untuk mematuhi perjanjian perdagangan internasional dan berhenti memanipulasi nilai mata uangnya," ujar Klein. Klein menambahkan, legislasi akan memberikan Cina "Jendela selama 180 hari' untuk merevaluasi mata uangnya atau menghadapi tarif sebesar 27,5 persen terhadap seluruh produk manufaktir Cina yang akan masuk ke AS. Pemerintah Bush sendiri telah berkali-kali menyatakan keberatannya atas pematokan Yuan terhadap dolar AS yang dinilai terlalu rendah. Saat ini Yuan dipatok pada 8,27 terhadap dolar AS. Hal itu dinilai membuat barang-barang impor dari Cina murah dan mengancam ekspor AS yang membuat banyak warga AS kehilangan pekerjaannya. "Fakta bahwa ada beberapa orang untuk menjadi co-sponsor dari hal itu karena telah menyebabkan defisit AS membesar dan mengerikan serta membuat orang kehilangan pekerjaan. Akan ada lebih banyak anggota kongres untuk melihat pentingnya isu ini," tambah Klein. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads