Harga Beras Naik, Jokowi Sebut Ada yang 'Main'main'

Harga Beras Naik, Jokowi Sebut Ada yang 'Main'main'

- detikFinance
Senin, 02 Mar 2015 10:27 WIB
Harga Beras Naik, Jokowi Sebut Ada yang Mainmain
Jakarta - Akhir pekan lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke pasar tradisional di Jakarta. Tujuan utamanya adalah mengecek harga beras, yang sempat melonjak sampai 30%.

Jokowi ingin melihat dampak dari operasi pasar nasional yang digelar pekan lalu. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendapati harga beras berhasil ditekan.

Tidak hanya ingin mengetahui harga, Jokowi pun menyempatkan diri untuk membeli beras. Berikut aksi blusukan Jokowi di pasar yang dirangkum detikFinance, Senin (2/3/2015).

1. Beli Beras 50 Kg

Presiden Jokowi blusukan mengecek harga beras di Pasar Pagi Rawamangun, Jakarta Timur. Saat blusukan, Jokowi menyempatkan diri membeli beras seberat 50 kg.

"Beli beras pandang wangi 50 kg," kata Jokowi.

"Harganya berapa, Pak?" tanya awak media.

"Wah, nggak tahu," kata Jokowi sambil cengengesan.

Tidak hanya itu, Jokowi juga membeli sejumlah sayur dan buah-buahan. Mulai dari wortel, ikan, singkong, hingga manggis.

"Pesanan Ibu ya, Pak?" tanya media lagi yang dijawab dengan tawa oleh Jokowi.

2. Harga Beras di Cipinang Sudah Turun

Presiden Jokowi blusukan ke Pasar Pagi Rawamangun untuk mengecek langsung harga beras yang belakangan melambung. Jokowi yakin dalam beberapa hari ke depan harga beras akan kembali turun.

"Tadi sudah cek ke pasar, langsung dan konsumen. Memang di sini belum turun. Tetapi kita cek di Cipinang sudah turun semuanya," kata Jokowi.

Jokowi memberi contoh Beras Jamu Gendong dari harga Rp 10.300/kg sudah turun menjadi Rp 9.300/kg. Ada juga jenis beras yang seliternya Rp 10.500 menjadi Rp 9.300.

"Ini yang Demak," kata Jokowi yang menjelaskan itu sambil membaca secarik kertas berisi catatan.

Di Pasar Rawamangun memang harganya masih naik. Namun Jokowi yakin dalam hitungan hari, jika distribusi sudah kembali normal, harga beras akan turuβ€Žn.

"β€ŽTapi saya lihat kalau distribusi dari sana sampai sini sudah sampai, saya kira dua hari tiga hari sudah turun sama dengan Cipinang," lanjutnya.

Salah satu alasan keyakinan Jokowi karena di sejumlah daerah saat ini sudah mulai masuk musim panen. Mulai dari Demak, Kudus, Ngawi, Ponorogo, hingga Sragen.

β€Ž"Ini sudah mulai panen, jadi apa pun dengan stok seperti itu, beras turun. Memang ada beberapa hal yang tadi saya sampaikan ada karena manajemen distribusi yang akan kita lihat ini ada problem apa di situ, kedua memang ada keterlambatan panen mundur," papar Jokowi menjelaskan penyebab meroketnya harga beras.

3. Ada yang 'Main-main' Ingin RI Impor Beras

Harga beras di sejumlah pasar belakangan ini terus naik.β€Ž Presiden Jokowi menduga ada pihak-pihak yang bermain agar Indonesia bisa mengimpor beras.

β€Ž"Feeling saya mengatakan ini ada juga yang mau bermain. Ada yang mau bermain dengan tujuan agar kita impor," kata Jokowi di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur.

"Saya sampaikan, tidak ada impor," lanjut Jokowi.

Hal β€Žitu ditegaskan Jokowi usai blusukan di pasar tersebut. Jokowi tidak hanya bertanya langsung kepada para pedagang pasar. Dia juga berkeliling hingga ke tempat-tempat penjualan sayur mayur dan ikan.

Menurut Jokowi, pasti ada pihak-pihak yang akan memanfaatkan situasi seperti ini. Namun dia yakin harga beras dalam waktu dekat akan segera turun. "Karena sebentar lagi akan panen," lanjutnya.

Jokowi berjanji akan segera mengidentifikasi segala hambatan dalam distribusi beras ini. Jika ditemukan pelakunya, Jokowi akan langsung memerintahkan untuk segera ditangkap.

β€Ž"Kalau sudah diidentifikasi ada pidananya ya langsung tangkap. Tegas, harus seperti itu. Ini sudah mengganggu namanya," tandasnya.

Tidak ada persiapan khusus untuk menyambut kedatangan Jokowi. Kondisi pasar masih ramai dengan pedagang dan pembeli. Pasar juga masih kotor dan kumuh.

4. Jokowi Bakal Tangkap yang Mengganggu Ekonomi RI

Dalam blusukannya ke Pasar Pagi Rawamangun, Jakarta Timur, Presiden Jokowi memberi jaminan ke masyarakat yang ramai memenuhi pasar soal ketersediaan beras.

"Kalau ada yang mengganggu perekonomian, siapa pun yang ganggu saya perintahkan tangkap," tegas Jokowi di depan pedagang dan pembeli di Rawamangun.

Jokowi kemudian sempat berbincang dengan sejumlah pedagang beras. Jokowi menanyakan ketersediaan dan harga beras.

Memakai kemeja putih, Jokowi juga sempat berkeliling pasar yang masih ramai. Tak ada menteri yang menemani, Jokowi hanya didampingi Danpaspamres Mayjen Andika Perkasa.
Halaman 2 dari 5
(hds/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads