Dengan begitu, laju inflasi selama 2015 (year to date) atau tahun kalender adalah -0,61% karena terjadi deflasi di 2 bulan pertama tahun ini. Sementara dibandingkan dengan Februari 2014 (year on year), laju inflasi adalah 6,29%.
Demikian dikemukakan Sasmito Hadiwibowo, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (2/3/2015). "Sangat tinggi deflasinya," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga cabai juga turun. Masih pedas, tapi harganya lebih murah. Angkutan kota juga turun. Ini yang menyebabkan deflasi padahal harga beras naik tajam," papar Sasmito.
(hds/dnl)










































