"Harga komoditas pokok turun 1,69%, komoditas energi turun 0,25%. Dipengaruhi turunnya harga bensin," kata Sasmito Hadiwibowo, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (2/3/2015).
Deflasi, lanjut Sasmito, disebabkan penurunan bahan makanan terutama cabe dan bawang. Harga bahan pokok turun, kecuali beras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sasmito, tahun ini merupakan sebuah 'kelainan'. Biasanya hampir tidak pernah ada deflasi pada awal tahun karena musim paceklik.
"Biasanya Januari-Februari tidak ada cerita deflasi. Tapi tahun ini cukup didominasi oleh pengendalian pemerintah," katanya.
(hds/dnl)











































