Pertemuan ini membahas tata kelola pelabuhan. Rapat juga menyoroti target penurunan dwelling time atau waktu bongkar muat di pelabuhan dari 9-10 hari menjadi 4-5 hari.
Rapat yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri yang meminta dwelling time dipangkas. Hal tersebut dinyatakan dalam pertemuan di Kantor Presiden, Rabu (25/2/2015).
"Presiden memutuskan segera membentuk satgas untuk menyelesaikan dwelling time," ungkap Indroyono Soesilo kala itu.
Dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara, kata Indroyono, pelabuhan di Indonesia masih tertinggal dari segi dwelling time. Paling baik adalah di Singapura, yang bisa selesai dalam sehari.
(feb/hds)











































