BUMN Garap Proyek Bendungan Rp 700 Miliar di Aceh

BUMN Garap Proyek Bendungan Rp 700 Miliar di Aceh

- detikFinance
Selasa, 03 Mar 2015 14:34 WIB
BUMN Garap Proyek Bendungan Rp 700 Miliar di Aceh
Jakarta - BUMN yang bergerak di bidang konstruksi, PT Brantas Abipraya (Persero), menggarap proyek bendungan di Kerto, Aceh Rp 700 miliar. Dalam waktu dekat, akan dilakukan pemancangan tiang pertama atau groundbreaking.

"Proyek terbesar kita bendungan di Kerto, Aceh senilai Rp 700 miliar. Nanti tanggal 9 Maret ini akan groundbreaking oleh Presiden Jokowi," ucap Direktur Utama Brantas Abipraya, Bambang E. Marsono, saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Bambang menjelaskan, sebagai BUMN yang bergerak di bidang sektor konstruksi, proyek-proyek perseroan didominasi oleh proyek pemerintahan dengan porsi 75%, sisanya swasta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tercatat, nilai kontrak hingga September 2014 mencapai Rp 1,553 triliun, di mana porsi proyek pemerintah sebesar Rp 1,356 triliun, dan swasta Rp 197 miliar.

Sedangkan pendapatan perseroan dari sektor Pekerjaan Umum (PU) Rp 932 miliar, dari kementerian lain-lain Rp 200 miliar, Pemda I dan II Rp 217 miliar, BUMN Rp 148 miliar, dan swasta Rp 138 miliar.

"Ada yang proyek carryover di Jakarta, itu Waduk Melati di sekitar Grand Indonesia, ada juga pengamanan sungai Ciliwung untuk penanggulangan banjir, ada juga Waduk Tukul di Solo, dan ada DAM di Jatim," sebut dia.

Bambang menyebutkan, kinerja perseroan pada 30 September 2014 mencatatkan kenaikan pendapatan usaha 51,05%, menjadi Rp 444,298 miliar, dibanding pendapatan usaha periode yang sama tahun sebelumnya.

Sedangkan laba komprehensif tahun berjalan perseroan naik 49,31% menjadi Rp 19,449 miliar, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan di 2014 naik 32,33% menjadi Rp 371,238 miliar, dibandingkan posisi di 2013.

(drk/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads