Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/3/2015). Jokowi mengaku bersyukur terjadi deflasi 0,24% pada Januari 2015 dan 0,36% sebulan setelahnya.
"Kali ini jika bisa dipertahankan inflasi pada posisi yang sangat rendah, bisa beri dampak yang baik pada pertumbuhan ekonomi, terhadap daya beli, dan keringanan masyarakat untuk membeli barang-barang," jelas Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena dari situlah sebenarnya tinggi rendahnya inflasi dimulai," lanjut Jokowi.
Jokowi juga sempat menyinggung ketika harga beras merangkak naik. Menurut Jokowi, peristiwa itu sebenarnya sudah bisa diantisipasi sejak bulan Desember.
"Januari juga bisa dilakukan tindakan-tindakan," tandasnya.
Sayangnya tidak ada penjelasan lebih dari Jokowi mengenai harga beras. Rapat berlangsung tertutup dan dilarang diliput awak media.
(mok/hds)










































