Ini Modus Baru Pencurian Ikan yang Bikin Menteri Susi Marah

Ini Modus Baru Pencurian Ikan yang Bikin Menteri Susi Marah

- detikFinance
Rabu, 11 Mar 2015 15:47 WIB
Ini Modus Baru Pencurian Ikan yang Bikin Menteri Susi Marah
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menemukan modus baru praktik illegal fishing alias pencurian ikan di dalam negeri. Susi menyebut 'transmigrasi nelayan', alias kapal eks asing dari Thailand yang dicat ulang menjadi kapal Indonesia.

"Kapal Thailand diamplas dan dicat baru dengan bahasa transmigrasi nelayan. Saya tersinggung, saya offended (tersinggung) dengan cara seperti ini," kata Susi di acara Rencana Strategi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2015-2019 di Gedung Mina Bahari III, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Rabu (11/03/2015).

Susi menyatakan, cara ini dilakukan pelaku usaha di sektor perikanan yang merasa dirugikan akibat aturan moratorium perizinan kapal eks asing. Aturan yang berlaku sejak awal November 2015 sukses mematikan operasional seluruh kapal eks asing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mengerti pengusaha ini mencari kesejahteraan dan membesarkan perusahaan. Ekspansi pengusaha adalah hak saudara, tetapi mohon illegal fishing yang dilakukan jangan sampai saudara beri jalan dan beri baju, yang rugi pada saatnya nanti saudara-saudara," kata Susi sambil menatap perwakilan pelaku usaha perikanan yang hadir.

Meski demikian, Susi mengakui, selalu ada pengusaha yang mencari celah kelemahan dari beberapa kebijakan yang dibuatnya. Kesal dengan tingkah laku pengusaha, Susi lantas berbicara cukup keras.

"Transmigrasi nelayan ini dijadikan program yang merugikan negara karena sumber daya laut tergerus dan habis. Miliaran dolar dikeruk dari Arafura. Bila ini tidak dilakukan, NKRI hanya kata dan tidak ada artinya," tegasnya.

(wij/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads