Pujian Utusan Malaysia ke Menteri Susi

Pujian Utusan Malaysia ke Menteri Susi

- detikFinance
Jumat, 13 Mar 2015 11:25 WIB
Pujian Utusan Malaysia ke Menteri Susi
Foto: Susi dan Utusan Malaysia (Wiji-detikFinance)
Jakarta - Pagi ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bertemu beberapa utusan atau delegasi pemerintah Malaysia. Salah satunya, Chairman Lembaga Kemajuan Ikan Malaysia, Dato Irmohizam HJ Ibrahim. Usai pertemuan 45 menit, Irmohizam menyanjung sikap tegas Menteri Susi.

"Saya kagum dengan kepribadian dan ketokohan Bu Susi yang menjadi menteri kelautan ini, dan pengalaman beliau yang luar biasa wajib dicontoh tokoh muda," kata Irmohizam, saat ditemui di ruang kerja Menteri Susi, Lantai 7 Gedung Mina Bahari I, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (13/03/2015).

Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa hal yang dibicarakan. Irmohizam mengatakan, pihaknya berminat berinvestasi di sektor perikanan di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lihat masa depan lebih baik dalam hal industri perikanan yang memiliki prospek yang luar biasa antara Indonesia dan Malaysia. Saya gembira dan terima kash telah membuatkan banyak inisiatif hubungan Indonesia dan Malaysia, dalam hal aqua culture dan nelayan," paparnya.

Irmohizam yang ditemani Sekretaris Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Khairul Tazril, berkomitmen terus mempererat hubungan antara Indonesia dan Malaysia.

"Saya mewakili Kemajuan Ikan Malaysia mengucapkan terima kasih kepada bu Susi menerima kunjung hormat dari kami bersama-sama Pak Duta Besar," jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Susi mengatakan, senang atas kunjungan perwakilan negara Malaysia. Selain berminat berinvestasi di Indonesia, Malaysia disebut Susi juga ingin mempunyai niat yang sama membasmi praktik illegal fishing.

Susi mengatakan, Malaysia dan Indonesia memiliki masalah yang sama yaitu banyaknya praktik illegal fishing di wilayah laut masing-masing.

"Kita sama-sama punya kepentingan untuk melindungi wilayah laut antara Indonesia dan Malaysia dari praktik illegal fishing. Kita setuju mempertahankan dan menjaga laut. Kita sepakat untuk membuat patroli bersama dan investasi bersama baik di sektor cold storage maupun aqua culture," tekannya.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads